bacalah dengan kesungguhan hati

ini duniaku, ini mimpiku dan ini anganku

Pluto


Pluto adalah planet terkecil dan terjauh dari matahari. Planet ini merupakan urutan ke sembilan jika ditinjau dari matahari. Tapi kini Pluto bukan salah satu anggota planet dalam tata surya kita.
Jarak Pluto dengan matahari adalah 5.900,1 juta kilometer. Pluto memiliki diameter yang mencapai 4.862 km dan memiliki massa 0,002 massa Bumi. Periode rotasi planet ini adalah 6,39 hari, sedangkan periode revolusi adalah 248,4 tahun. Bentuk planet ini mirip dengan bulan dengan atmosfer mengandung metan. Suhu permukaan planet berkisar -233oCelsius sampai dengan-223o Celsius, sehingga sebagian besar berwujud es.
Setelah 75 tahun semenjak ditemukan, Pluto masih terbalut misteri. Kemungkinan untuk menguak misteri planet terjauh dalam sistem galaksi Bimasakti tersebut hingga kini masih dicoba, mungkin 10 tahun lagi, sedikit dari misteri tersebut akan terlihat, saat misi Pluto Express yang dilakukan NASA mencapai planet tersebut pada 2008 nanti.
Sejak ditemukanoleh Clyde W. Tombaugh pada 18 Pebruari 1930, Pluto kemudian menjadi salah satu anggota dari galaksi Bimasakti yang paling jauh letaknya.
Kalau melihat sejarahnya, Pluto sebenarnya ditemukan lantaran adanya teori mengenai planet kesembilan dalam sistem tata surya Bimasakti. Baru kemudian setelah Clyde mampu menunjukkan bukti-bukti nyata dalam penelitiannya, akhirnya planet ini resmi menjadi salah satu planet yang menentukan rotasi galaksi ini.
Pada saat planet ini belum ditemukan, ia hanya diketahui sebagai sebuah objek angkasa yang berada setelah Neptunus. Bahkan sempat, Charon, satelit yang mengelilingi Pluto dikira sebagai planet yang sebenarnya. Namun kemudian para ahli astronomi juga menemukan sekitar seribu objek angkasa lain yang berasa di belakang Neptunus. Kebanyakan objek tersebut berotasi mengelilingi matahari yang kemudian disebut sebagai Sabuk Kuiper.

Asal-usul Nama
Mengenai masalah ini juga sempat menjadi kontroversi. Karena sempat membuat banyak pihak saling berselisih paham. Banyak yang bilang nama ini berasal dari karakter anjing dalam komik Walt Disney. Kenyataan bahwa komik tersebut memulai debutnya pada tahun yang sama dengan penemuan benda angkasa tersebut oleh manusia dipercaya banyak pihak sebagai salah satu alasannya.
Nama Pluto juga merupakan nama seorang dewa dari kebudayaan Romawi yang menguasai lautan. Meskipun banyak yang mengusulkan nama itu, karena jauhnya letak Pluto yang sekilas sama dengan jauhnya dasar lautan. Namun tetap saja alasan pemilihan nama Pluto karena jauhnya ditolak oleh kebanyakan orang pada masa itu.
Ternyata banyak nama lain yang pernah ditolak untuk menamai planet baru tersebut. Salah satunya adalah Minerva, yang berarti dewi ilmu pengetahuan. Alasannya jelas, karena nama tersebut sudah dipergunakan untuk hal yang lain. Lalu ada nama Constante, merujuk pada nama pendiri observatorium tempat Clyde bekerja, Constante Lowell. Namun pemberian nama Lowell juga ditolak secara perlahan-lahan.

Diselimuti misteri
Hingga kini bisa dibilang, Pluto adalah salah satu planet yang paling jarang diteliti manusia. Berbagai alasan menyebabkan berbagai proyek untuk meneliti planet tersebut terhenti.
Salah satu penelitian yang cukup serius akhirnya digelar juga untuk melihat planet ini. Yaitu penelitian pihak AS melalui NASA, yang mengirimkan satu set pesawat tanpa awak untuk mendata daerah permukaan planet, karakteristik geografi dan geomorfologi secara global dan mencari data struktur atmosfer yang melingkupi planet tersebut.
Ekspedisi yang dinamakan Pluto Express itu sudah mulai meluncur ke angkasa tahun 2001 lalu dan direncanakan tiba di Pluto paling lama 2008 nanti. Selain meneliti Pluto, pesawat ini juga akan melintasi 15.000 kilometer jarak antara Pluto dan Charon. Salah satu studi yang dilakukan juga mencakup masalah atmosfer yang ada di lapisan satelit planet Pluto tersebut.
Hingga kini dipercaya Pluto memiliki sifat atmosfer yang paling asli semenjak planet ini memisahkan diri dari matahari. Lapisan atmosfer ini juga dikenal sebagai lapisan paling dingin yang pernah dimasuki sebuah pesawat misi angkasa luar dari bumi. Sehingga direncanakan pesawat tersebut akan dilapisi bahan yang mampu paling tidak menahan suhu hangat di pesawat hingga mampu menembusnya dan masuk ke dalam permukaan Pluto.

12/03/2011 - Posted by | ilmu pengetahuan

1 Komentar »

  1. WOoOW. . . . .

    Komentar oleh AVIS | 03/01/2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: