bacalah dengan kesungguhan hati

ini duniaku, ini mimpiku dan ini anganku

Tanpa Rahma


Setiap kali tak berjumpa dengan Rahma, rongga hatiku serupa gerbong yang terlepas dari tautan lokomotif kereta larut senja.
Berhanti berdengung, terasing ditengah bentangan sawah gelap dengan beribu titik cahaya kunang-kunang.
Jauh ditinggalkan dengan sebuah hamparan.
Sunyi yang tak tergambarkan.
Hampa yang tak terlukiskan.

15/05/2008 - Posted by | puisi mawar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: