bacalah dengan kesungguhan hati

ini duniaku, ini mimpiku dan ini anganku

merekah untuk rahma


merekah untuk rahma
dan tak akan pernah sirna

Entah kenapa setiap pertemuan dengan rahma, segala suasana duka lara hilang begitu saja seakan berada di tempat yang indah dan tetap tinggal disana untuk menikmatinya.

Namun itu semua hanya saya rasakan sekejap dan sesaat waktu saja. Dan mau tidak mau saya harus kembali pada kesendirian, kesedihan, dan kerinduan akan keheningan hari.

Kereta senja, hanya disitulah sosok rahma dapat saya jumpai begitu lekatnya seakan tanpa batas sama sekali…Dan dari sanalah awal kegilaan saya yang telah lama terkubur jauh disudut selatan Jakarta, perlahan mulai kembali merekah untuk rahma…

Kelucuan akan leluconnya yang tak pernah mau kalah, it’s rahma that reals. Dan kehangatan senyumnya dapat melelehkan dinginnya hati disepanjang hari yang sunyi sebab senyumannya selalu menghiasi mimpi dan langkahku

ardimawar

November 29, 2007 on friendster blogs

06/03/2008 - Posted by | puisi mawar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: