bacalah dengan kesungguhan hati

ini duniaku, ini mimpiku dan ini anganku

for the real Rahma


for the real Rahma
dengan sepenuh kekagumanDikehidupan baru saya telah menempuh perjalanan panjang. Melewati lorong-lorong kereta. Melewati jalan-jalan dunia. Melewati bukit dan gunung. Melewati laut dan sungai. Melewati jurang dan ngarai. Pada lembah terdalam saya terhenti dalam pencarian karena disana ada Rahma.

Angin mendedas bertiup lewat kisi-kisi jendela dan lubang ventilasi yang menerpa jiwa kerinduan. Suara-suara malam bermain dengan kesedihan yang fana. Dan saya terbenam dalam diam memikirkan Rahma.

Pada kebisuan sekitar dan warna senja. Pada kediam-diaman yang kata orang membosankan. Bagiku mata adalah bahasa sejuta percakapan,sejuta pertanyaan, dan sejuta jawaban.

Dan ketika langkah kaki keluar dari gerong-gerbong Shinkanzen terasa ada sesuatu yang menganjal dan sesuatu yang hilang dihati. Dan dari luar saya hanya bisa mengamati kembali Shinkanzen melaju deras hingga hilang didepan mata. Tetapi tidak untuk hati ini…

Sebab saya pilih Rahma dari yang banyak

October 25, 2007 on friendster blogs

06/03/2008 - Posted by | puisi mawar

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: