New Moon 1
Sebelum kau,
hidupku bagaikan malam tanpa bulan.
Gelap pekat, tapi ada bintang-bintang, titik-titik cahaya.
Kemudian kau melintasi langitku bagaikan meteor.
Tiba-tiba saja semua terbakar, ada kegemerlapan, ada keindahan.
Setelah kau tidak ada, setelah meteor tadi lenyap di batas cakrawala, semuanya hitam kembali.
Tidak ada yang berubah, tapi mataku sudah dibutakan oleh cahaya terang tadi.
Aku tidak bisa lagi melihat bintang-bintang.
Aku ada disini, dan aku cinta padamu.
Aku selalu mencintaimu, dan akan selalu mencintaimu.
Aku memikirkanmu, melihat wajahmu dalam pikiranku, setiap detik.
hidup dan cinta
Hidup adalah sebuah nyanyian maka bernyanyilah untuk cinta
Hidup adalah sebuah permainan maka bermainlah dengan penuh ketulusan
Hidup adalah sebuah tantangan maka hadapilah sepenuh hati
Hidup adalah sebuah mimpi maka wujudkanlah cita cinta yang selalu diperjuangkan
Hidup adalah sebuah pengorbanan maka tawarkanlah hati kepada yang dicintai
Hidup adalah cinta maka nikmatilah dan rasakan bahwa kau dicintai
makna cinta
Cinta tampil apa adanya.
Polos, sederhana, dan tidak berlebih-lebihan.
Cinta hadir lembut layaknya semilir angin yang berhembus mesra di musim kemarau yang kian meradang.
Oh, sejuuuuknya…
Cinta tak pernah salah dan dipersalahkan.
Karena cinta memang tidak pernah salah dalam menentukan pilihan.
Cinta berpihak pada kata hati terdalam dan terus membisikan syair-syair kerinduan,
tentang nikmatnya merajut asmara di beranda surga.
Cinta yang sesungguhnya selalu menghadirkan ketulusan, meski hanya satu pihak yang memperjuangkannya.
Dan akan begitu nyata ketika perjuangan tersebut hanya Tuhan yang mengetahui betapa cintanya sangat tulus…
Saya bukanlah pujangga profesional ataupun amatiran, bahkan bukan pula seperti sosok Kahlil Gibran…
Saya hanyalah pena kusam yang tergeletak begitu saja disudut jalan yang ramai berlalu lalang.
Tanpa ada yang memperhatikan ataupun mendekat untuk mengambilnya.
Dan merasakan akan keindahan dari guratan-guratan tinta yang berwarnakan cinta.
Dari guratan tersebut mengalir begitu hangatnya cinta yang bersumber dari hati dan bermuara pada kertas-kertas kehidupan.
Kesungguhan dan ketulusan yang benar-benar terbit dari hati yang suci, jujur, dan tidak berpura-pura selalu menghiasi tiap lembar kertas yang tergores
Ketika debu-debu cinta bertebaran, sejauh mana kau untuk mengejarnya?….
Mencintai, mengharapkan, berusaha, dan senantiasa selalu bersemangat menghadapi setiap masalah dengan segala daya dan upaya. Ku coba selalu tersenyum walau kenyataan pahit yang ku terima. Mengangkat kepala yang tertunduk malu dari segala cemooh orang banyak.

