bacalah dengan kesungguhan hati

ini duniaku, ini mimpiku dan ini anganku

Bintang Senja, aku mencintaimu

Kasih, kenapa tulusnya cintaku tak pernah kau balas hingga jiwa ini keras membeku. Oh Tuhan, tolonglah aku, agar dapat menyadarinya. Betapa sakitnya karena kau tak mengerti juga. Aku mengerti cinta tak dapat dipaksa, tapi sekira kau paham bahwa kau selalu dibarisan terdepan pikiranku.

Kasih, kau torehkan merah di hati ini. Kau lukiskan pink dalam tiap gerakku. Kau memang merubah suasana warna. Merubah sifat dan kepribadian menjadi lebih diperhatikan. Aku luluh tatkala warna darimu menghampiri dan menyapaku. Aku tak kuasa menolak rasa ini yg tulus.

Bintang Senja, aku mencintaimu

September 29, 2009 Ditulis oleh rahasiamawar | puisi mawar | | Belum Ada Tanggapan

Puisi cinta, puisi rindu

Di saat sang waktu terdiam tanpa arah kepastian,
berhenti mengikuti kemana langkahku selanjutnya.
Kau adalah satu-satunya
yang ku harapkan hadir di dalam hidupku

Di saat mentari memudar kekuataannya,
berhenti untuk menghangati tubuhku.
Kau adalah satu-satunya
yang ku tunggu hadir dalam sepinya jiwaku.

Kau menerangi setiap sudut ruang hatiku
yang dapat memberikan kekuatan dalam setiap langkahku.

Puisi cinta untukmu dari lubuk hatiku
yang akan selalu ku lantunkan sampai akhir hidupku
Puisi rindu untukmu dari dasar jiwaku
yang akan selalu ku nyatakan di seluruh hidupmu

dari catatan myFacebook tanggal 08 Juni 2009

September 29, 2009 Ditulis oleh rahasiamawar | puisi mawar | | Belum Ada Tanggapan

Kenapa selalu aku yang kalah

saat ku mencari arti cinta sejati
cinta yang selama ini kudamba dan kukagumi
tak pernah kubayangkan sebelumnya
jika yang kudapat hanya luka

kenapa selalu aku yang kalah
terjatuh, terinjak, dan teraniaya
terhiraukan, tersakiti, dan terabaikan
oLeh kejamnya cinta yang sempurna

inikah cinta??
yang katanya bisa membuat bahagia
inikah cinta??
rasa yang hanya bisa buat kita terluka

tak adakah cinta untuk ku?
yang bisa terangkan langkahku
tak adakah cinta untuk ku?
yang bisa kuatkan aku

dari catatan myFacebook tanggal 14 Juli 2009

September 29, 2009 Ditulis oleh rahasiamawar | puisi mawar | | Belum Ada Tanggapan

Bintang senja

Jeritan tangis tak sekeras jerit hati ini
Kesibukan dunia tak sesibuk kecamuk jiwa
Ada yang bergelora di alam mimpi…
Ada yang menyengat disudut ingatan…

Meski mata lelah berkelana…
Mendadak terhampar taman Firdaus…
Saat Bintang senja itu menyapa…
Saat Bintang senja itu menebar senyum…

Malam merajut gelap
Dan desir angin membisikan kerinduan…
Aku teringat senja itu.
Hingga kini aku merasakan setiap detir nadi membisikan namamu…..

Bintang senja kemanakah ia gerangan?
Tak sedikitpun ia meninggalkan jejak,
Juga bayang… siang atau malam.
Adakah rindu ini harus kugenggam,
Hingga esok hari kujelang…

Dengarlah wahai bintang senja..
Dengarlah wahai bintang senja..

untuk Nuryani

dari myFacebook

September 29, 2009 Ditulis oleh rahasiamawar | puisi mawar | | 1 Tanggapan