John Daniel
Jhon Daniel (1790-1845)
Pada tahun 1836, seorang profesor Inggris, Jhon Daniel mengembangkan sel sederhana yang menyediakan arus untuk waktu yang lebih lama. Sel ini mempunyai silinder tembaga sebagai elektroda positif (anoda) dalam larutan tembaga sulfat dan batang sel sebagai elektroda negatif (katoda) dalam larutan asam sulfat. Keduanya dipisahkan oleh pot berlubang-lubang halus. Alat ini menghasilkan tegangan listrik sekitar satu volt dan menyediakan listrik untuk penelitian.
Sel ini dikenal sebagai Sel Daniel
Belum ada komentar.
Mencintai, mengharapkan, berusaha, dan senantiasa selalu bersemangat menghadapi setiap masalah dengan segala daya dan upaya. Ku coba selalu tersenyum walau kenyataan pahit yang ku terima. Mengangkat kepala yang tertunduk malu dari segala cemooh orang banyak.

